Sepetik Rindu

Bening hujan menetes perlahan
Mengantarkan pesan langit bagi segenap makhluk bumi yang lelah.

“Aku rindu”, percik itu berbisik..
“Mengapa kau tak lagi menyapaku mesra?
Lihat, aku tak pernah lelah menjadi tempat matahari, bintang, dan bulan untuk berbagi cerita kepadamu.
Namun tempatku yang luas terasa sunyi, ketika kau menafikkan kehadiranku.”

Rintik segera menjadi gerejah.
Langit tak marah, ia hanya menumpahkan rindu padamu.

(sampai kau bangun dari lena, dan kembali meminta pelangi padanya)

@BA, 121213

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s